Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga Soroti Pembelajaran STEM Berbasis Lingkungan dan Kehidupan Nyata
Dr. Adi Nur Cahyono dari Universitas Negeri Semarang dalam KICE 2026
Yogyakarta, 15 September 2026. Kalijaga International Conference on Education (KICE) 2026 menghadirkan perspektif tentang pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan lingkungan dan persoalan kehidupan sehari-hari. Salah satu pemaparan disampaikan oleh Dr. Adi Nur Cahyono dari Universitas Negeri Semarang melalui tema STEM Trails: Shaping the Future of Learning Through Real-World Exploration and Digital Innovation for a Sustainable Future. Pendekatan ini menempatkan lingkungan sekitar sebagai sumber pengalaman belajar yang dapat dipadukan dengan inovasi digital.
Konsep STEM Trail mendorong peserta didik mengeksplorasi lingkungan secara langsung untuk mengamati fenomena, mengumpulkan informasi, dan menyelesaikan persoalan kontekstual. Pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika tidak harus selalu berlangsung di dalam kelas. Lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang membantu peserta didik menghubungkan konsep akademik dengan situasi nyata.
Pendekatan tersebut juga membuka peluang untuk mengintegrasikan teknologi digital tanpa menjadikannya satu-satunya pusat pembelajaran. Peserta didik dapat menggunakan perangkat digital untuk mendukung eksplorasi, sedangkan pengenalan logika AI dan pemrograman juga dapat dilakukan melalui kegiatan tanpa perangkat digital. Dengan cara ini, pembelajaran tetap dapat mengembangkan penalaran, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah meskipun fasilitas teknologi terbatas.
Bagi Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, gagasan ini relevan untuk mengembangkan pembelajaran fisika kontekstual. Mahasiswa dapat mempelajari cara menghubungkan konsep gerak, energi, suhu, atau kelistrikan dengan fenomena di lingkungan sekitar. Penggunaan pendekatan STEM berbasis eksplorasi juga dapat menjadi pertimbangan dalam merancang pembelajaran yang mendorong peserta didik mengamati, menganalisis bukti, dan menyusun solusi terhadap masalah nyata.