Belajar Fisika tanpa Kewalahan, Dosen Prodi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga Kenalkan Pengelolaan Beban Kognitif di MAN 1 Klaten

Klaten, 27 Oktober 2026. Nur Arviyanto Himawan, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di MAN 1 Klaten pada 27 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Belajar Fisika tanpa Kewalahan: Mengenal dan Mengelola Beban Kognitif” dengan fokus pada pentingnya mengelola tuntutan berpikir dalam pembelajaran fisika.

Tema tersebut menyoroti tantangan ketika siswa mempelajari konsep, membaca simbol, memahami rumus, dan menyelesaikan perhitungan secara bersamaan. Berbagai tuntutan itu dapat membebani proses belajar, terutama ketika materi memuat terlalu banyak informasi baru sekaligus. Karena itu, pembelajaran fisika perlu memperhatikan kapasitas siswa dalam mengolah informasi.

Beban kognitif berkaitan dengan tuntutan pemrosesan informasi dalam memori kerja. Dalam pembelajaran fisika, pengelolaan beban kognitif membantu siswa memusatkan perhatian pada informasi yang relevan dan memahami hubungan antarkonsep. Pembagian materi menjadi tahapan yang lebih kecil, penggunaan contoh yang jelas, serta penyajian informasi secara teratur merupakan pendekatan yang mendukung proses tersebut.

Melalui tema ini, Nur Arviyanto Himawan menempatkan cara belajar sebagai bagian penting dalam memahami fisika. Penguasaan materi memerlukan pemahaman tentang makna konsep dan alasan penggunaan rumus, sehingga siswa dapat membangun pengetahuan secara bertahap.

Pengabdian kepada masyarakat ini menjadi bagian dari kontribusi dosen Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung pembelajaran di madrasah. Kegiatan tersebut mengangkat pengelolaan beban kognitif sebagai perhatian penting dalam menciptakan pengalaman belajar fisika yang lebih terarah dan mudah dipahami.