Prodi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga Refleksikan Hasil PISA 2025 sebagai Penguatan Kompetensi Guru
PISA 2025 Result: Wake-up Call for FITK
Yogyakarta, 8 Oktober 2026. Hasil penilaian pendidikan internasional dapat menjadi salah satu bahan refleksi untuk memahami tantangan pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik. Tema PISA 2025 Result: Wake-up Call for FITK mengangkat pentingnya menelaah hasil penilaian tersebut dalam kaitannya dengan pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Yuli Rahmawati, M.Sc., Ph.D., yang tercatat sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia. Perspektif pendidikan dan kebudayaan internasional menjadi konteks pembahasan mengenai relevansi hasil PISA bagi pengembangan kompetensi guru.
Bagi dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pembahasan mengenai asesmen internasional relevan untuk merefleksikan kemampuan literasi sains, penalaran, dan pemecahan masalah peserta didik. Pendidikan fisika perlu memberi kesempatan kepada siswa untuk memahami konsep sekaligus menerapkannya dalam situasi nyata.
Hasil penilaian pendidikan perlu ditelaah secara kritis dengan memperhatikan konteks dan tujuan pengukurannya. Refleksi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan pembelajaran yang mendorong pemahaman konseptual, interpretasi data, dan kemampuan berpikir ilmiah dalam menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari.