Sains Bertemu AI: Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Bongkar Sisi Etis Teknologi Masa Depan

Yogyakarta, 16 November 2023. Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membahas etika kecerdasan buatan melalui kegiatan akademik bersama Artrim Khamilji, M.Sc., Ph.D., dari Istanbul Commerce University, Turki. Kegiatan ini mengangkat tema tantangan dan peluang AI dalam konteks agama, pendidikan, dan sains. Pembahasan tersebut relevan dengan perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi cara manusia mencari informasi, berkomunikasi, dan mengembangkan pengetahuan.

AI memberikan peluang untuk mendukung proses pembelajaran melalui penyediaan informasi, bantuan pemecahan masalah, dan pengembangan materi pembelajaran. Namun, penggunaannya juga menimbulkan persoalan yang perlu diperhatikan, seperti keakuratan informasi, bias algoritma, privasi, dan keaslian karya akademik. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu disertai kemampuan untuk mengevaluasi informasi serta memahami batasan teknologi yang digunakan.

Bagi mahasiswa Pendidikan Fisika, pemahaman tentang etika AI memiliki kaitan langsung dengan pengembangan kompetensi calon pendidik. AI dapat membantu mengeksplorasi konsep fisika dan mendukung analisis data, tetapi mahasiswa tetap perlu memahami proses ilmiah yang mendasari hasil tersebut. Kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab akademik tetap menjadi bagian penting dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran sains.

Kegiatan ini diharapkan memperluas wawasan mahasiswa mengenai penggunaan AI secara bertanggung jawab. Pembahasan etika teknologi dapat menjadi bekal dalam menghadapi perubahan pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan pemahaman tersebut, calon pendidik diharapkan mampu memilih dan menggunakan teknologi berdasarkan kebutuhan pembelajaran, keakuratan informasi, serta prinsip integritas akademik.