Pembelajaran Berbasis STEM dan Potensi Lokal Warnai Kegiatan Hilirisasi Desa Eduwisata Giripurwo di SMPN 1 Purwosari

Purwosari, Gunungkidul-Selasa, 14 September 2026, Dosen dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Hilirisasi Desa Eduwisata Giripurwo melalui Pengembangan Pembelajaran Berbasis STEM dan Potensi Lokal di Sekolah"yang berlangsung di SMPN 1 Purwosari. Kegiatan yang dibimbing oleh Nira Nurwulandari, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Fisika FITK UIN Sunan Kalijaga, ini diikuti puluhan siswa-siswi SMP dengan antusias, sebagaimana terlihat dari dokumentasi bersama di ruang kelas yang turut menampilkan spanduk kegiatan lengkap dengan ikon-ikon Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM).

Mengangkat Potensi Lokal ke Ruang Kelas

Program ini merupakan bagian dari upaya hilirisasi potensi Desa Eduwisata Giripurwo, Kabupaten Gunungkidul, dengan menjadikan kekayaan alam dan aktivitas produksi warga sebagai konteks nyata dalam pembelajaran sains di sekolah. Melalui pendekatan STEM, siswa tidak hanya diajak memahami konsep fisika secara teoretis, tetapi juga melihat langsung bagaimana konsep tersebut bekerja pada alat-alat yang digunakan warga sehari-hari — mulai dari alat pengepres singkong, tandon air, hingga pompa semprot pertanian.

Eksperimen Roket Air: Penerapan Tekanan Gas yang Menyenangkan

Salah satu sorotan kegiatan ini adalah demonstrasi eksperimen fisika sederhana berbahan ramah lingkungan, berupa peluncur roket air (water rocket launcher) yang dirakit dari pipa PVC bekas dan botol plastik daur ulang. Alat peluncur ini bekerja dengan memanfaatkan prinsip tekanan gas— udara yang dipompa masuk ke dalam botol akan meningkatkan tekanan di ruang tertutup, dan ketika dilepaskan, tekanan tersebut mendorong air dan roket meluncur ke udara.

Eksperimen ini menjadi ilustrasi konkret dari materi Tekanan Zat Gasyang tercakup dalam modul ajar pendamping kegiatan, khususnya konsep bahwa memperkecil volume udara dalam ruang tertutup akan memperbesar tekanannya— sejalan dengan Hukum Boyle yang diajarkan secara sederhana kepada siswa. Selain menyenangkan, aktivitas ini membuat siswa memahami secara langsung bagaimana konsep tekanan yang selama ini hanya dibaca di buku ternyata dapat dirasakan dan dibuktikan sendiri.

Bagian dari Rangkaian Modul Ajar Terintegrasi

Kegiatan ini didukung oleh modul ajar komprehensif berjudul "Tekanan Zat Padat, Zat Cair, dan Zat Gas Berbasis Pembelajaran STEM dan Potensi Lokal Desa Eduwisata Giripurwo" yang disusun oleh Nira Nurwulandari, M.Pd., memuat peta konsep, lembar kerja peserta didik, media presentasi, hingga soal latihan — seluruhnya dirancang agar siswa mampu mengaitkan konsep tekanan dengan fenomena dan teknologi yang mereka temui di lingkungan sekitar, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap potensi desa mereka sendiri.

Harapan Keberlanjutan Program

Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan direplikasi di sekolah-sekolah lain di sekitar Desa Giripurwo, sebagai upaya memperkuat literasi sains sekaligus mendukung program hilirisasi produk lokal desa melalui jalur pendidikan formal.