Mahasiswa Pendidikan Fisika Berbagi Pengalaman menjadi Volunteer TSM Batch 1

Dokumentasi Kegiatan Tarbiyah Suka Mengajar Batch 1

Dokumentasi Kegiatan Tarbiyah Suka Mengajar Batch 1

Dokumentasi Kegiatan Tarbiyah Suka Mengajar Batch 1

Dokumentasi Kegiatan Tarbiyah Suka Mengajar Batch 1

Dokumentasi Kegiatan Tarbiyah Suka Mengajar Batch 1
Yogyakarta, 10 Maret 2021- Salah satu mahasiswa pendidikan fisika sekaligus Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Fisika yaitu Pretty Oktianti menur Kusuma Putri menjadi salah satu Volunteer pada kegiatan Tarbiyah Suka Mengajar (TSM) Batch 1. Volunteer Tarbiyah Suka Mengajar tersebut dilaksanakan pada 27 Februari sampai 8 Maret 2021. Berikut kisah pengalaman dari Pretty :
"Hallo teman-temanMerhaba,perkenalkan saya Pretty Oktianti Menur Kusuma Putri, akrab disapa Pretty dari Pendidikan Fisika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 2019. Saya adalah salah satu volunteer Tim 1 Tarbiyah Suka Mengajar Batch 1 Dusun Mendang 3 Desa Ngestirejo Gunung Kidul, Yogyakarta yang berfokus pada devisi Pendidikan.
Izinkan saya berbagi mengenai pengalaman saya selama 10 hari mengikuti program TSM ini. Di devisi Pendidikan ini saya banyak belajar menganai kehidupan mengajar yang serba terbatas, mulai dari mencari sinyal untuk kuliah, membantu anak-anak mulai dari TK sampai SMP, berbagi ilmu lewat metode pengajaran yang baru kali ini saya rasakan.Mungkin dibilang aneh, dan tidak mungkin jika dibayangkan, atau belum pernah terfikirkan sebelumnya. Belajar dengan keterbatasan yang ada. Di era pandemi yang seraba terbatas saat ini banyak teman-teman kita kesulitan bahkan merasa sekolah adalah aktivitas yang sulit dilakukan. Karena kurangnya motivasi dan sentuhan seorang guru untuk menumbuhkan rasa semangat belajar mereka, baik mengaji maupun mata pelajaran akademik. Disinilah saya banyak belajar, dan mulai memahami apa peran seorang guru sejatinya. Bukan hanya mengajar, namun mampu memberikan support kepada teman-teman kita yang keterbatasan akses internet untuk menempuh aktivitas sekolah. Hak mereka adalah sama, hak mereka adalah menerima, dan hak mereka ada mendapatkan. Sejatinya, ilmu itu dimanfaatkan dan disebarluaskan kepada orang lain. Pendidikan adalah teman mengarungi kehidupan. Memang, Pendidikan di awal terasa pahit, namun pada akhirnya akan terasa manis.
Lewat Tarbiyah Suka Mengajar ini, kami menyusun dan merealisasikan program kerja yang berupa kelas-kelas yang berbasis akademik dan non akademik. Mulai dari Kelas Melukis, Kelas Praktikum, Kelas Pelatihan Penggungaan Aplikasi Microsoft Office Word, Kelas Menonton Film, Kelas Alat Peraga, dan yang paling utama adalah Kelas Pendampingan Pembelajaran Jarak Jauh. Bahkan partisipasi anak-anak sangat banyak sekali pada program kerja ini. Tidak kalah menerik juga, kita mengangkat tema pada program kerja kali ini yaituGame Based Learningdimana belajar sambal bermain dan bermain sambal belajar, dengan mengadakan kelas-kelas lainnya tersebut. Tidak lupa pula Pendidikan Karakter juga menjadi sasaran utama program kerja dalam berpendidikan. Kelas menonton film adalah salah satu realisasi yang kita lakukan, Film ini berjudul “Jembatan Pensil” yang mengisahkan semangat anak sekolah yang berjuang untuk tetap sekolah walaupun keadaan serba terbatas dan medan perjalanan yang jauh serta menguji adrenalin.
Dusun mungil ini sangat membuat saya banyak belajar danterkesan. Pesan saya untuk temen-temen adalah jangan putus asa untuk terus belajar. Belajar,belajar,dan belajar. Seperti kata salah satu senior saya adalah terbentur, terbentur, terbentur, dan terbentuk. Teman-teman, masa muda bukanlah saat untuk berleha-leha, jelajahi samudra hingga wawasanmu luas. Semakin banyak kamu merindu ilmu, semakin kamu paham bahwa ilmu yang kita dapat tidak ada apa-apanya. Jadilah manusia yang berguna, dan banggakanlah orang tua. Tidak ada orang pintar dan bodoh, yang ada hanyalah rajin dan tidak rajin. Rajin rajinlah menuntut ilmu teman. Tidak hanya pendidikan akademik, pendidikan karakter ada kunci emas untuk meraih masa depan cerah. "
Semoga dengan membaca pengalaman tersebut dapat menjadikan kita insan yang lebih baik dan berguna bagi nusa,bangsa dan negara. Aamiin.